Pendamping Kegiatan Usaha Masyarakat

Pendamping Kegiatan Usaha Masyarakat

Penyuluh berperan dalam pendampingan kegiatan usaha masyarakat berbasis kehutanan harus dilaksanakan secara terus menerus sejalan dengan tingkat produktifitas, jenis aktifitas dan sistem kegiatan atau usaha. Sehingga berkembangnya kegiatan dana usaha Kelompok Masyarakat Produktif atau Mandiri (KMPM) berbasis pembangunan kehutanan, mencirikan terwujudnya kemandirian secara sosial dan ekonomi.
Strategi ini dilakukan melalui asistensi teknis pelatihan atau alih teknologi mulai dari perencanaan, teknik budidaya dan pengolahan hasil, keterampilan sistem agrosilvobisnis dan lain-lain (Angriani, 2016).

2.2 Unsur-unsur Metode Komunikasi

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menyatakan bahwa komunikasi merupakan pengiriman serta penerimaan sebuah pesan atau berita dari dua orang atau lebih agar pesan yang dimaksud bisa dipahami.
Ketika komunikasi berjalan efektif, maka arus informasi dalam kegiatan penyuluhan akan berjalan lancar, sehingga materi penyuluhan dapat diterima oleh para petani hutan. Sebaliknya, bila komunikasi terhambat, arus informasi pun tersendat, dampaknya materi penyuluhan yang disampaikan tidak dapat diterima secara optimal (Christoperos, 2020).
Christoperos (2020) menyatakan bahwa ada beberapa metode komunikasi, sebagai berikut:
  1. Metode rendundan atau repetisi adalah bahwa ada faktor pengaruh pengulangan atau repitisi sebuah pesan terhadap efektifitas tersampaikannya pesan tersebut.
  2. Metode kanalisasi adalah metode dengan penggunaan teknik canalizing yang mengharuskan kita betul-betul mengenal khalayak sasaran.
  3. Metode informatif adalah metode yang paling sederhana dengan memberikan penerangan sejelas-jelasnya tentang maksud pesan terhadap khalayak.
  4. Metode persuasif adalah metode dengan cara bujukan terhadap khalayak.
  5. Metode edukatif adalah metode yang mirip dengan metode informatif dengan lebih disegaja, teratur dan terencana dengan tujuan mengubah tingkah laku manusia kearah yang diinginkan.
  6. Metode kursif adalah metode dengan cara memaksa kehendak terhadap khalayak.
Komunikasi dapat terjadi atau berjalan apabila memiliki tiga unusr, sebagai berikut:
1. Komunikator atau sender
Komunikator merupakan orang yang menyampaikan isi pernyataannya kepada komunikan. Dimana komunikator bisa perorangan, kelompok, atau organisasi pengirim berita.
Untuk tanggungjawab utamanya dalam penyuluhan adalah mengirim pesan dengan jelas, memilih channel yang cocok untuk mengirim pesan, dan meminta kejelasan bahwa pesan telah diterima dengan baik. Dalam berkomunikasi dengan khalayak, komunikator harus menyampaikan dengan tingkat pengetahuan pihak penerima.
2. Komunikan atau penerima
Komunikan merupakan rekan dari komunikator dalam komunikasi yang mempunyai tanggung jawab yaitu berkonsentrasi pada pesan untuk mengerti dengan baik benar akan pesan yang diterima dan merespon dengan baik untuk memastikan bahwa pesan telah diterima dan dimengerti.
3. Channel
Berkomunikasi antara komunikator dan komunikan digunakan channel. Dimana arti channel ini adalah saluran atau jalan yang dilalui oleh isi pernyataan komunikator kepada komunikan atau jalan dilalui feedback komunikan kepada komunikator yang digunakan oleh pengirim pesan (SMS, telepon, email, dan lain sebagainya).