Fungsi Penyuluh Kehutanan

Fungsi Penyuluh Kehutanan

Fungsi penyuluh kehutanan terhadap perubahan sosial masyarakat cenderung tinggi. Tingginya peran penyuluh kehutananan terhadap perubahan sosial masyarakat dalam pemanfaatan hasil hutan bukan kayu (HHBK) diduga karena keinginan kuat dari dalam masyarakat untuk merubah keadaan kehidupan sosial ekonomi mereka menjadi kondisi ekonomi yang lebih baik.

Proses perubahan sosial yang terjadi di masyarakat dapat ditelusuri melalui pengolahan hasil hutan bukan kayu melalui tahapan proses sosial yang di mulai dari pengolahan hasil penen madu alam yang dulunya hanya dipergunakan untuk kosumsi masyarakat desa ini sendiri mengalami perubahan dalam pemasarannya dalam skala yang lebih luas keluar desa. Terjadi pula perubahan dalam pengelolaan hasil hutan bukan kayu berupa gaharu, teknik budidaya karet lokal (Pandoyo et al, 2020).

Fungsi penyuluh kehutanan masyarakat dilakukan  melalui saluran komunikasi berupa pertemuan kelompok, pembelajaran  lapangan melalui pelatihan-pelatihan yang di adakan oleh penyuluh kehutanan. Kemudian ide-ide tersebut diadopsi oleh masyarakat. Contoh kongkritnya untuk hal pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya pertanian karet lokal kepada karet ungul yang teknologinya sudah di kembangkan sendiri oleh masyarakat sendiri.

Inovasi dan ide-ide yang ada pada masyarakat dari luar atau agen perubahan dalam hal ini penyuluh kehutanan yang terus bekerja intensif dengan dukungan masyarakat melalui suatu kegiatan penyuluhan sehingga terjadi perubahan dalam pengelolaan hasil hutan bukan kayu. Ini sejalan dengan pendapat Soetomo (2009) yang manyatakan bahwa perubahan dalam mayarakat bersumber kebutuhan untuk merubah atau kehendak untuk berubah berasal dari dalam, sedangkan idea atau agen perubahan. Ini disebut dengan perubahan kontak selektif (Pandoyo et al, 2020).

1. Fungsi Penyuluh Kehutanan Terhadap Materi yang diberikan

Masyarakat yang mempunyai persepsi positif adalah masyarakat yang menyadari akan pentingnya peran penyuluhan kehutanan bagi perubahan kehidupan mereka dan kelestarian dimasa yang akan datang. Faktor lain yang dapat disinyalir menjadi penyebab tingginya peran penyuluh kehutanan terhadap materi yang diberikan terhadap perubahan sosial masyarakat dalam pemanafaatan hasil hutan bukan kayu, adalah telah berhasilnya penyuluh dalam manyampaikan materi penyuluhan.

Penyuluh kehutanan yang bertugas di telah melakukan inovasi dan membuat terobosan-terobosan yang dapat menunjang penambahan penghasilan masyarakat yang telah ada sebelumnya. Inovasi dan pengembangan yang dilakukan penyuluh kehutanan saat ini seperti mempasilitasi pemasaran madu alam yang dulunya hampir tidak pernah dijual keluar.

Sejalan dengan pendapat para ahli yang dikemukaan diatas dan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa tingginya peran penyuluh kehutanan terhadap materi penyuluh kehutanan yang diberikan penyuluh kehutanan dapat diterima oleh masyarakat, sehingga mengalami perubahan dalam pengetahuan terhadap kelestarian hutan, cara pemanfaatan madu alam, sehingga pendapatan masyarakat menjadi meningkat (Pandoyo et al, 2020).

RECENT POSTS