Nilai-Nilai Demokrasi Dalam Lingkungan Masyarakat

Nilai-Nilai Demokrasi Dalam Lingkungan Masyarakat

Nilai-Nilai Demokrasi Dalam Lingkungan Masyarakat

Nilai-Nilai Demokrasi Dalam Lingkungan Masyarakat

Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya wujudkan kedaulaan rakyat (kekuasaan warga negara) atas untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut. Walau perannya dalam sistem demokrasi tidak besar, suatu pemilihan umum sering dijuluki pesta demokrasi. Ini adalah cara berpikir lama dari sebagian masyarakat yang masih terlalu tinggi meletakkan tokoh idola, bukan sistem pemerintahan yang bagus, sebagai tokoh impian ratu adil. Padahal sebaik apa pun seorang pemimpim negara, masa hidupnya akan jauh lebih pendek dari pada masa hidup suatu sistem yang sudah teruji mampu membangun negara. Banyak negara demokrasi hanya memberikan hak pilih kepada warga yang telah melewati umur ertentu misalnya 18 tahun, dan yang tidak memiliki catatan kriminal (misal, narapidana atau bekas narapidana).

Mewujudkan nilai-nilai demokrasi agar tercipta di kehidupan sehari-hari memang tidak mudah, oleh karena iu kita sebagai masyarakat harus lebih memahami lagi dan masil perlu pembelajaran, agar suatu hari nanti, kita berharap bahwa demokrasi telah benar-benar membudaya di tanah air kita, baik dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga terciptanya demokrasi yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Ada pun perilaku budaya demokrasi yang perlu di kembangkan dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut:

  1. Menjunjung tinggi persamaan : makna bahwa kita mau berbagi dan terbuka menerima perbedaan pendapat, kritik dan saran dari orang lain.
  2. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban : dalam kehidupan bermasyarakat, ada batas-batas yang harus di hormati bersama berupa haka-hak yang dimiliki orang lain sehingga batas norma yang berlaku dapat dipatuhi.
  3. Membudayakan sikap yang bijak dan adil: bijak dan adil dalam makna yang sederhana adalah perbuatan yang bener-bener dilakukan dengan perhitungan, mawas diri, mau memahami yang dilakukan orang lain, proporsional, tidak sidskriminatif, terbuka dan menjaga persatuan dan kesatuan lingkungan masyarakat sekitar.
  4. Membijaksanakan musyawarah mufakat dalam mengambil keputusan : dalam musyawrah mufakat terkandung makna bahwa pada setiap kesempatan yang berhubungan dengan pengambilan keputusan diperlukan kesadaran dan kearifan untuk memutuskan.
  5. Mengitamakan persatuan dan kesatuan nasional : makna penting dalam memahami sikap mengutamakan persatuan dan kesatuan adalah bagaimana kita mampu berbuat tampa pamrih untuk kepentingan dan Negara, betapa pun yang kita lakukan adalah hal-hal kecil dalam status dan prfesi yang kita miliki.

Contoh demokrasi di lingkungan masyarakat:

  1. Bersama-sama menjaga kedamaian masyarakat.
  2. Pemilihan organisasi masyarakat melalui musyawarah
  3. Berusaha mengatasi masalah yang timbul dengan pemikiran yang jernih.
  4. Mengikuti kegiatan yang diadakan oleh desa
  5. Mengikuti kegiatan kerja bakti
  6. Bersama-sama memberikan ususlan demi kemajuan masyarakat.
  7. Saling tenggang rasa sesama warga
  8. Menghargai pendapat orang lain
  9. Memberi usul, kritik, dan saran untuk kesejahteraan desa
  10. Mengimplikasikan dana untuk desa dengan benar
  11. Ikut berpartisipasi dalam iuran desa
  12. Memecahkan masalah dengan musyawarah mufakat