Gejala dan Penyebab Distemper Pada Kucing

Gejala dan Penyebab Distemper Pada Kucing

Gejala dan Penyebab Distemper Pada Kucing

Gejala dan Penyebab Distemper Pada Kucing

Gejala Distamper pada Kucing

Infeksi ini dapat dengan cepat menyerang pertahanan tubuh sehingga bisa menyebabkan kematian. Gejala syaraf seperti sempoyongan apabila virus sudah menyerang otak. ciri-ciri klinis lainnya dapat meliputi:

  • Muntah: berupa cairan bening dan berupa buih atau makanan yang telah kucing tersebut makan
  • Diare: BAB cair danlembek terkadang bercampur darah
  • Dehidrasi: Menyebabkan kucing sering ke tempat lembab atau ke kamar mandi.
  • Rambut kusam: Bulu atau rambut terlihat kusut da kasar.
  • Kejang: Hal ini dikarenakan virus parvo juga menyerang otak.
  • Nafsu makan menurun: Nafsu makan berkurang tidak mau makan sama sekali.
  • Susah jalan: Beberapa kucing berjalan dengan sangat pelan dan tidak seimbang.
  • Malfungsi hati: dapat mengakibatkan kekuningan disekitar telinga/leher/mulut/wajah.
  • Suka bersembunyi dan depresi
  • Suka mendekati tempat minum tetapi tidak minum
  • Dagu ditempelkan di lantai
  • Sempoyongan

Semua ras kucing seperti kucing persia, angora, atau kucing kampung sekalipun bisa terinfeksi penyakit ini. Penyakit distamper juga dapat menular ke anak kucing jika induknya sudah terinfeksi terlebih dahulu atau yang belum di vaksinasi.

Penyebab Distemper pada Kucing

Cara penularan virus ini disebabkan oleh kontak langsung dengan kucing yang sudah terinfeksi, bisa menyebar melalui udara, makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi.

Selain itu, air liur, kotoran, kencing dan muntahan kucing juga mengandung virus jika kucing tersebut sudah terinfeksi, maka dapat dengan cepat menulari kucing lain yang sehat.

Virus ini tahan terhadap desinfektan dan dapat bertahan hidup selama bertahun-tahun di permukaan yang terkontaminasi.


Sumber: https://guruaria.com/