Pembelajaran Kreatif

Pembelajaran Kreatif

Pembelajaran Kreatif

Pembelajaran kreatif merupakan pembelajaran yang mengharuskan guru untuk memotivasi dan memunculkan kreativitas siswa selama pembelajaran berlangsung, yaitu dengan menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, misalnya kerja kelompok (cooperative learning),bermain peran (role playing) dan pemecahan masalah (probelm solving). Pembelajaran kreatif menuntut guru untuk merangsang kreativitas siswa, baik mengembangkan kecakapan berpikir maupun melakukan tindakan.

Pembelajaran Kreatif

Pembelajaran kreatif lebih menekankan pada pengembangan kreatifitas, baik pengembangan kemampuan imajinasi dan daya cipta (mengarang, membuat kerajinan tangan, mempraktekan kesenian dll) maupun pengembangan berpikir kreatif.

Berpikir kreatif harus dimulai dengan berpikir kritis, yakni menemukan dan melahirkan sesuatu yang sebelumnya tidak ada atau memperbaiki sesuatu. Berpikir kreatif harus dikembangkan dalam proses pembelajaran, agar siswa terbiasa untuk mengembangkan kreatifitasnya. Pengembangan kemampuan berpikir kreatif harus seimbang dengan berpikir rasional logis. Pembelajaran di SD-MI pada umumnya telah banyak mengupayakan pengembangan kemampuan berpikir rasional logis, contohnya melalui pembelajaran matematika (latihan mengerjakan soal matematika dengan jawaban tunggal).

Siswa dikatakan kreatif apabila mampu melakukan sesuatu yang menghasilkan sebuah kegiatan baru yang diperoleh dari hasil berpikir kreatif dengan mewujudkannya dalam bentuk hasil karya baru.

baca juga