Kelas Isogeneratae

Kelas Isogeneratae

Kelas Isogeneratae

Isogeneratae ini memiliki siklus hidup dengan pergantian isomorfik generasi.Generasi sporofit dapat menghasilkan zoospora, aplanospora, atau spora netral.Reproduksi seksual dari gametofit mungkin isogami, anisogami, atau oogami.Kelas ini dibagi menjadi limaordo yang berbeda dari satu sama lain dalam struktur vegetatif, modus pertumbuhan, dan struktur organ reproduksi.


  • Ordo Ectocarpales

Ectocarpalesmemiliki pergantian isomorfik generasi dan memiliki talus filamen bercabang dimana pembelahan sel tidak terlokalisasi. Cabang-cabang talus mungkin berdiri bebas dari satu sama lain atau mungkin lateral dapat membentuk jaringan pseudoparenchymatous. Organ reproduksi dapat ditanggung secara tunggal atau baris uniseriate.

Sistem klasifikasi berdasarkan kepada struktur vegetatif dan metode reproduksi merujuk seratus atau lebih genera yang lain. Ketika seperti ini perintah dibatasi untuk bentuk filamen trichothallic dengan pergantian isomorfik diketahui atau diduga dari generasi ada sekitar 50 genera.Ini telah dikelompokkan menjadi dua keluarga.


Genus ini adalah salah satu yang umum dan beberapa spesies tumbuh dalam kelimpahan pada Fucaceae dari zona litoral atas. Genus ini adalah genus langka di sepanjang Pantai Pasifik, di mana sebagian besar spesies tumbuh pada Laminariales.


  • Ordo Sphacelarialis

Sphacelariales memiliki pergantian isomorfik generasi dan thalli dimana pertumbuhan dimulai oleh sel apikal tunggal yang memotong derivatif silinder bagian posteriornya.


Genus jenis Sphacelaria adalah alga yang jarang dijumpaidi sepanjang pantai baik Atlantik dan Pasifik.Ini tumbuh melekat pada batu atau pada ganggang lainnya. Satu atau lebih dari tunas silinder yang bebas bercabang makatimbul dari pegangan erat tersebut.


Setiap cabang ada yang mencolok, sel uninukleat silinder, apikal.Percabangan tunasadalah pembesaran sel di bagian polysiphonous dan fungsinya sebagai sel apikal. Beberapa spesies memiliki rambut multiseluler dimana sel-sel tersebut diatur dalam baris uniseriate.


  • Ordo Tilopteridales

Talus dari Tilopteridales secara bebas dan bercabang dengan modus trichothallic pertumbuhan.Bagian atas adalah Ectocarpus-seperti dengan sel bergabung ujung ke ujung dalam satu baris (monosiphonous); porsi yang lebih rendah umumnya Sphacelaria-seperti dengan sel-sel dalam tingkatan melintang (polysiphonous).


  • Ordo Cutleriales

Suku ini hanya mempunyai 2 marga saja, yaitu Zanardinia dan CutleriaZanardiniamempunyai pergantian keturunan yang gametofit dan sporofitnya identik satu sama lain, sedang gametofit Cutleria tidak identik dengan sporofitnya, hingga pergantian keturunan dari Cutleria bersifat isomorfik.


Akan tetapi kedua marga tadi tampaknya mempunyai hubungan yang cukup erat satu sama lain, sebab beberapa sifat tertentu dari kedua marga tadi mempunyai kesamaan, antara lain pertumbuhan yang trikohthallik, sporangia yang unilokuler dan sel-sel kelamin jantan dan betina ukurannya tidak sama (anisogamet).Sehubungan dengan hal-hal tersebut, maka kedua marga tersebut digolongkan dalam satu bangsa yaitu :


Marga Cutleria : Cutleria mempunyai gametofit yang berbentuk pia yang bercabang menggarpu yang tidak begitu teratur atau berbentuk seperti kipas. Pertumbuhan terjadi pada tepi thallus bagian atas yang mempunyai rambut yang “uniseriate”. Tiap rambut mempunyai daerah pertumbuhan yang letaknya interkalar. Gametofit bersifat hereothallik. Gametofit jantan mengandung antheridia yang menghasilkan gamet jantan berbentuk buah pit, berflaglla 2 buah di bagian lateral.


Gametofit betina mengandung gametangia betina yang mengeluarkan gamet, gamet jantan bergerak ke arah gamet betina dan kemudian salah satu gamet jantan bersatu dengan gamet betina. Zigot yang terbentuk tumbuh jadi sporofit dalam waktu satu hari. Sel kelamin betina yang tidak dibuahi akan tumbuh jadi gametofit betina. Sporofit mempunyai bentuk yang berlainan sama sekali dengan gametofit. Sporofit berbentuk lembaran kecil dan melekat pada substrat dengan perantaraan rhizoid.


  • Ordo Dictyotales

Dictyotales memiliki pergantian isomorfik generasi dimana thalli yang tegak, diratakan dengan pertumbuhan yang diprakarsai oleh apikal tunggal pada puncak masing-masing cabang. Gametofit dari genera kebanyakan oogami tetapi ada satu genus anisogami.Dictyotalesditemukan di laut beriklim sedang dan tropis tetapi terjadi dalam kelimpahan terbesar di perairan hangat dari daerah tropis.


Sumber: https://itms.co.id/postknight-apk/