Jenis-Jenis Kelompok

Jenis-Jenis Kelompok

Jenis-Jenis Kelompok

Kelompok primer

Kelompok primer ialah suatu kelompok yang jumlah anggotanya hanya sedikit, meskipun tidak setiap kelompok yang anggotanya sedikit merupakan dari kelompok primer. Hubungan antaranggota tersebut bersifat personal (saling kenal dengan secara pribadi) dan juga mendalam, yang diwarnai dengan kerja sama, sering sekali bertatap muka dalam jangka waktu lama, sehingga dapat membangun keterlibatan perasaan yang dalam.

Tujuan berkelompok primer ialah membangun suatu hubungan personal itu sendiri.

Meskipun kadang terjadi suatu konflik, tetapi masing-masing pada anggota kelompok primer tersebut menunjukkan perhatian yang tulus juga terhadap kesejahteraan sesama anggota. Maka , hubungan didalam kelompok primer tersebut bersifat informal, intim atau juga akrab, personal, dan juga total.

  • Kelompok sekunder
    Kelompok sekunder merupakan suatu kelompok yang jumlah anggotanya itu banyak. Hubungan antaranggota tersebut juga bersifat impersonal (tidak saling kenal dengan secara pribadi), yang lebih diwarnai oleh adanya kompetisi, dan jarang bertatap muka dalam jangka waktu lama, sehingga tidak dapat membangun hubungan yang emosional secara baik. Hubungan yang terdapat dalam kelompok ini lebih bersifat fungsional, artinya ialah orang bukan dilihat dari segi “siapanya” melainkan ialah lebih dilihat dari segi “apa kegunaannya” bagi pencapaian suatu tujuan kelompok tersebut.

Tujuan berkelompok ialah untuk mencapai tujuan tertentu, sehingga para anggota kelompok lebih berperan ialah sebagai sarana bukan sebagai tujuan.

Hubungan didalam kelompok sekunder ini bersifat formal, impersonal, parsial, dan juga dilandaskan pada kemanfaatan pada kelompok semata.

Dengan berdasarkan cara pandang seseorang terhadap suatu kelompok itu  berbagai yang melingkupi hidupnya, kelompok tersebut dibedakan antara lain menjadi :

  • In-group
    Semua kelompok yang mana seseorang itu merasa menjadi anggotanya dan juga mengharapkan suatu pengakuan, kesetiaan, dan juga pertolongan.
  • Out-group
    Semua kelompok yang mana seseorang itu merasa bukan sebagai anggotanya dan juga mungkin akan menunjukkan suatu permusuhan, kompetisi damai, atau juga sekedar merasa berbeda.

In-group dan juga out-group tersebut terpisahkan didalam hubungan permusuhan. Individu pada anggota in-group tersebut menyebut kelompok atau dirinya sebagai  “kami”, dan juga menyebut individu para anggota out-group ialah sebagai “mereka”. Permusuhan dalam in group dan juga out group tersebut cenderung bersuasana kultural (budaya). Misalnya ialah ,antara pendatang dengan penduduk asli, antar geng(komunitas tertentu), sampai permusuhan yang berdasarkan pada suatu SARA.


Baca Juga :