Impelmentasi Keragaman

Impelmentasi Keragaman

Impelmentasi Keragaman

Impelmentasi Keragaman

A. IMPLEMENTASI KEBERAGAMAN AGAMA

Agama merupakan sebuah koleksi terorganisir dari kepercayaan, sistem budaya, dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatanan/perintah dari kehidupan. (Sumber : Wikipedia Bahasa Indonesia) Agama juga merupakan sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya. (Sumber : Kamus Besar Bahasa Indonesia).


Implementasi Menghargai Keberagaman Agama dalam Wawasan Nusantara pada Kehidupan Sehari-hari sebagai berikut:

  1. Menghormati  dan menghargai hak-hak penganut agama lain. Hak adalah kekuasaan untuk melakukan sesuatu. Namun, kekuasaan tersebut dibatasi oleh undang-undang. Pembatasan ini harus dilakukan agar pelaksanaan hak seseorang tidak sampai melanggar hak orang lain.
  2. Menjalankan semua kewajibannya sebagai warga Negara dan umat beragama dengan baik. Kewajiban adalah sesuatu yg dilakukan dengan tanggung jawab. Kewajiban merupakan hal yang harus dikerjakan atau dilaksanankan. Jika tidak dilaksanankan dapat mendatangkan sanksi bagi yang melanggarnya.
  3. Saling membantu atau bergotong royong dalam kegiatan kemasyarakatan tanpa memandang agama sebagai pembatasnya.

BIMPLEMENTASI KEBERAGAMAN ADAT ISTIADAT

Penerapan adat istiadat yang berlaku pada dasarnya berkaitan dengan pengguna hak dan pemenuhan kewajiban. Berikut ini adalah penerapan adat istiadat di berbagai lingkungan antara lain:


  1. Lingkungan Keluarga

Beberapa contoh penerapan adat istiadat dan aturan lain dalam kehidupan keluarga antara lain ;

  • Setelah bangun tidur menata kembali tempat tidur.
  • Mengerjakan tugas di rumah yang menjadi tanggung jawabnya.
  • Menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda.
  • Menjaga nama baik keluarga.
  • Mentaati dan mematuhi peraturan yang ada dalam keluarga yang sudah menjadi kesepakatan bersama.
  • Lingkungan Sekolah

Beberapa contoh penerapan adat istiadat  dalam lingkungan sekolah:

  1. Berbakti kepada guru dengan cara melaksanakan perintah dan nasihat-nasihat yang baik.
  2. Menghormati guru, karyawan, dan pegawai sekolah lainnya.
  3. Mematuhi peraturan dan tata tertib yang ada di sekolah.
  4. Terus terang dan jujur dalam mengikuti pelajaran.
  5. Belajar dengan tekun dan disiplin.
  6. Saling menyayangi antara sesama.

  1. Lingkungan Masyarakat

Penerapan adat istiadat dalam masyarakat bertujuan untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang tertib, aman dan damai. Apabila semua warga menaati dan mematuhi adat istiadat yang berlaku dalam masyarakat maka hubungan antar warga pun akan terjalin dengan baik. Sehingga akan mampu mewujudkan tujuan bersama. Beberapa contoh penerapan norma dan peraturan dalam kehidupan masyarakat antara lain;

  1. Tolong-menolong dengan tetangga di lingkungan masyarakat sekitar kita.
  2. Menghormati dan menghargai tetangga dengan cara saling bertegur sapa.
  3. Mematuhi segala peraturan dan hukum yang berlaku.
  4. Bersama-sama menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan.
  5. Ikut meningkatkan mutu kehidupan masyarakat.

C. IMPLEMENTASI KEBERAGAMAN SUKU BANGSA

Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan bangsa kita yang mengungkapkan persatuan dan kesatuan yang berasal dari keanekaragaman. Walaupun kita terdiri atas berbagai suku yang beranekaragam budaya daerah, namun kita tetap satu bangsa Indonesia, memiliki bahasa dan tanah air yang sama, yaitu bahasa Indonesia dan tanah air Indonesia. Begitu juga bendera kebangsaan merah putih sebagai lambang identitas bangsa dan kita bersatu padu di bawah falsafah dan dasar negara Pancasila.


Dalam mengembangkan sikap menghormati terhadap keragaman suku bangsa, dapat terlihat dari sifat dan siksp dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Kehidupan bermasyarakat tercipta kerukunan seperti halnya dalam sebuah keluarga.
  2. Antara warga masyarakat terdapat semangat tolong menolong, kerjasama untuk menyelesaikan suatu masalah, dan kerjasama dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
  3. Dalam menyelesaikan urusan bersama selalu diusahakan dengan melalui musyawarah.
  4. Terdapat kesadaran dan sikap yang mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan. Sikap dan keadaan seperti tersebut di atas harus dijunjung tinggi serta dilestarikan.

Sumber: https://teknikutama.co.id/mushroom-apk/