fungsi Temulawak, Menangkal Virus hingga Penyakit Kronis

fungsi Temulawak, Menangkal Virus hingga Penyakit Kronis

Temulawak adalah tidak benar satu tanaman khas Indonesia yang kerap digunakan untuk menanggulangi kasus kesehatan. Tanaman yang mempunyai nama latin Curcuma ini udah sejak lama udah digunakan untuk membuat sembuh beraneka penyakit. Simak penjelasan lengkap tentang kegunaan temulawak di bawah ini.

Manfaat Temulawak untuk Kesehatan Tubuh
Sebelum menjelaskan tentang kegunaan temulawak, kudu Anda ketahui bahwa temulawak juga famili Zingiberaceae dengan anggota yang kerap dimanfaatkan adalah rimpangnya. Hal itu disebabkan sebab rimpang temulawak mengandung obat antioksidan. Hal itu disebabkan sebab adanya flavonoid, fenol dan juga kurkumin.

Berikut adalah beraneka kegunaan temulawak bagi kesehatan yang mampu Anda dapatkan, di antaranya:

1. Mengatasi Gangguan Pencernaan
Khasiat temulawak yang pertama dan paling kerap digunakan adalah untuk menanggulangi masalah pencernaan. Sebuah penelitian mengungkapkan, seseorang yang mengalami kolitis ulseratif menunjukkan keadaan yang tambah membaik sesudah rutin konsumsi temulawak.

2. Meningkatkan Nafsu Makan
Manfaat temulawak yang satu ini sepertinya mampu dimanfaatkan bagi orang tua yang mempunyai anak dengan nafsu makan yang rendah. Temulawak dipercaya mampu jadi obat yang ampuh untuk tingkatkan nafsu makan anak. Temulawak mampu mempercepat proses pengosongan perut agar nafsu makan akan segera meningkat kembali. Berikan temulawak pada anak didalam bentuk yang udah diekstrak agar aman dan nyaman selagi dikonsumsi.

3. Mengobati Kanker
Temulawak dipercaya mengendalikan, mencegah, dan lebih-lebih membunuh beraneka jenis kanker juga kanker usus besar dan payudara. Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa persentase curcuma di dalamnya menghindar pertumbuhan dan penyebaran kanker prostat. Efek pencegahannya diasumsikan mendapat dukungan oleh kegiatan antioksidannya yang melindungi sel-sel dari kerusakan.

4. Meningkatkan Daya Tahan
Meski seluruh anggota dari temulawak mampu dimanfaatkan, akan tetapi rimpang adalah anggota yang paling banyak digunakan. Rimpang terdiri dari beraneka jenis senyawa seperti amylase, phenolase, lemak, starch, mineral, phenol derivatives (curcuminoids), dan minyak atsiri. Beberapa senyawa berikut efektif didalam tingkatkan kekuatan tahan tubuh lebih optimal.

5. Mencegah dan Menyembuhkan Jerawat
Manfaat temulawak yang mampu digunakan untuk perawatan kulit adalah kemampuannya untuk mengurangi pori-pori. Hal ini disebabkan sebab temulawak mengandung astringent attribute—yang juga secara tidak segera akan menghindar munculnya jerawat pada kulit.

6. Mengatasi Gangguan Hati
Beberapa penelitian ilmiah dan uji klinis mengungkapkan, senyawa kurkuminoid yang tersedia di didalam temulawak mempunyai khasiat membuat sembuh masalah hati dan menghindar sel-sel hati berlemak.

7. Melawan Racun
Dalam dunia fisioterapi, temulawak diklasifikasikan sebagai adaptogen, zat tidak berbahaya yang mampu mendorong peningkatan resistensi pada racun atau mampu merubah secara fisik, kimia, dan biologis tubuh seseorang. Secara umum, khasiat temulawak yang didapatkan adalah menormalkan jaringan yang mengalami gangguan.

8. Meringankan Osteoartritis
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi temulawak sepanjang 4 minggu mampu menunjang meringankan rasa sakit yang terkait dengan osteoarthritis, khususnya pada orang-orang yang udah mempunyai keadaan tersebut.

9. Mencegah Tumor
Temulawak mempunyai kegunaan menghindar aksi enzim atau komponen lain yang membawa dampak pertumbuhan sel tumor. Jadi, konsumsi temulawak secara tertib pada penderita tumor adalah cara yang tepat.

10. Mencegah Demam Berdarah
Kandungan minyak atsiri dari temulawak mempunyai kegunaan menghindar nyamuk Aedes aegypti untuk mendekat ke tubuh. Kondisi ini pada akhirnya membawa dampak Anda terhindar dari bahaya demam berdarah sebab nyamuk jenis ini adalah pembawa virus dengue.

11. Mengatasi Perut Kembung
Kelebihan gas di usus atau perut kembung mampu terjadi akibat menelan udara terlalu banyak, makan berlebihan, merokok, atau mengunyah permen karet. Saat keadaan terjadi, tidak benar satu cara alami yang mampu digunakan untuk menanggulangi hal ini adalah dengan konsumsi temulawak.

12. Menjaga Kesehatan Kantong Empedu
Kantong empedu mempunyai kegunaan untuk menyimpan empedu yaitu paduan cairan, lemak, dan kolesterol. Empedu sendiri menunjang memecah lemak dari makanan di usus. Agar vitamin dan nutrisi yang larut didalam lemak lebih gampang diserap ke didalam aliran darah, kantong empedu akan mengirimkan empedu ke usus halus. Salah satu cara yang mampu dilaksanakan untuk melindungi kesehatan kantong empedu adalah dengan konsumsi temulawak.

Nah, itulah beberapa kegunaan temulawak untuk kesehatan yang mampu Anda dapatkan.

Efek Samping Temulawak
Setelah mengerti beraneka kegunaan temulawak untuk kesehatan seperti di atas, hal mutlak lainnya yang kudu diperhatikan adalah dampak samping yang mampu ditimbulkannya. Pada umumnya, temulawak aman digunakan didalam selagi singkat, akan tetapi jikalau dikonsumsi didalam kuantitas besar dan jangka selagi yang lama, hal ini mampu membawa dampak iritasi perut dan mual.

Berikut adalah peringatan tertentu yang kudu diperhatikan:

Hamil dan sedang menyusui: Belum tersedia Info lengkap tentang pemakaian temulawak sepanjang kehamilan dan menyusui. Oleh sebab itu, hindari penggunaannya.
Penyakit hati atau kantong empedu: Jangan mengfungsikan temulawak jikalau Anda mempunyai kasus hati atau kantong empedu. Temulawak mampu tingkatkan mengolah empedu, di mana hal ini mampu memperburuk kondisi. Jika Anda mempunyai batu empedu, dapatkan anjuran medis sebelum saat menggunakannya.
Dosis Temulawak
Dosis temulawak yang pas terkait pada beberapa faktor seperti usia, kesehatan, dan beberapa keadaan lainnya. Pada selagi ini tidak tersedia Info ilmiah yang lumayan untuk pilih kisaran dosis yang pas untuk temulawak. Perlu diingat bahwa produk alami tidak selalu aman dan dosis adalah suatu hal yang penting. Oleh sebab itu, dibutuhkan lebih banyak bukti untuk menilai efektivitas temulawak bagi tubuh.

Artikel Lainnya : teknik dasar sepak bola

Baca Juga :