Suksesi Di Telkomsel: Kisah Terbukanya Kotak-Kotak Pandora

Suksesi Di Telkomsel Kisah Terbukanya Kotak-Kotak Pandora

Suksesi Di Telkomsel: Kisah Terbukanya Kotak-Kotak Pandora

Suksesi Di Telkomsel Kisah Terbukanya Kotak-Kotak Pandora
Suksesi Di Telkomsel Kisah Terbukanya Kotak-Kotak Pandora

Saban April, Telkomsel menggelar RUPS Tahunan. RUPST ini berselang tak lama setelah induk usaha dari operator terbesar di Indonesia, Telkom, menggelar gawean serupa.

Pada RUPS terakhir yang dihelat pada 29 Mei 2019, operator terbesar di Indonesia

itu mengumumkan suksesi pada jajaran BOD. Penyegaran dilakukan, karena sejumlah posisi termasuk direktur utama telah melewati periode jabatan.

Seturut perubahan pada posisi Dirut PT Telkom, dimana Ririek Adriansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Dirut Telkomsel didaulat menggantikan Alex J. Sinaga, maka posisi yang ditinggalkan Ririek kini ditempati oleh Emma Sri Martini.

Tampilnya Emma di pucuk pimpinan Telkomsel terbilang mengejutkan. Bukan karena ia perempuan. Emma adalah yang kedua setelah Koesmarihati, dirut pertama Telkomsel yang menjabat selama periode 1995 – 1999.

Penunjukkan alumnus Teknik Informatika ITB ini, membuka kotak-kotak Pandora

yang selama ini tertutup rapat. Seperti diketahui, Emma berasal dari kalangan di luar PT Telkom. Sebelumnya ia merupakan Presiden Direktur PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sejak berdirinya perusahaan pembiayaan infrastruktur itu pada Februari 2009.

Sesuai dengan tradisi, sepanjang Telkomsel berdiri sejak 1995, posisi dirut selalu berasal dari PT Telkom. Masuknya Singtel sebagai salah satu pemegang saham pada 2002, juga tidak mengusik privilege yang dimiliki Telkom. Dalam formasi BOD, Singtel hanya kebagian posisi di luar Dirut/CEO.

Itu berarti, di usia Telkomsel ke 24 yang jatuh pada 26 Mei 2019, kehadiran Emma

mengubah ‘ketentuan’ yang sudah berjalan sangat lama.
Selain hilangnya ‘hak istimewa’ Telkom, tradisi lain yang berubah dengan kehadiran Emma adalah, Dirut Telkomsel tak selalu memiliki latar belakang industri telekomunikasi.

 

Baca Juga :