GrabWheels ‘Ngotot’ Masuk Jakarta Meski Regulasi Belum Siap

GrabWheels 'Ngotot' Masuk Jakarta Meski Regulasi Belum Siap

GrabWheels ‘Ngotot’ Masuk Jakarta Meski Regulasi Belum Siap

GrabWheels 'Ngotot' Masuk Jakarta Meski Regulasi Belum Siap
GrabWheels ‘Ngotot’ Masuk Jakarta Meski Regulasi Belum Siap

Grab mengklaim kehadiran GrabWheels adalah sebuah solusi visioner yang mendukung transportasi massal di Indonesia. Grab mengatakan berani menghadirkan otopet listrik di Indonesia karena menganggap bisa mendukung transportasi jarak pendek untuk menyokong transportasi massal.

Hal ini diungkapkan oleh Head of Public Affairs of Grab Indonesia Tri Sukma Anreianno ketika ditanya alasan Grab tetap bersikeras menghadirkan layanan GrabWheels padahal Indonesia belum siap dengan

“Ini sebenarnya visioner, lebih kita melihat ke depan. Karena yang berbasis listrik

itu kita pikir akan jadi masa depan. Jadi dari segi pemakaiannya pun tidak terlalu mahal, hanya 5000 per 30 menit,” kata Tri saat konferensi pers di wilayah Senayan, Jakarta, Senin (18/11).

Lebih lanjut Tri menganggap bahwa situasi ekosistem untuk otopet listrik di Jakarta semakin baik dengan adanya Instruksi Gubernur DKI Jakarta nomor 66 tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.

Lihat juga:Grabwheels Disebut Hanya Cocok di Monas-GBK, Bukan Jalan Raya

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta telah memutuskan untuk membangun jalur sepeda

sepanjang 63 kilometer pada tahun 2019. Oleh karena itu, ia mengatakan penggunaan alat mobilitas pribadi (PMD) dari sisi infrastruktur sudah semakin baik. Alat mobilitas pribadi mencakup sepeda, skuter atau otopet listrik, skateboard, roller skate dan sejenisnya.

“Jakarta semakin baik ya, mungkin berapa tahun lalu tidak kondusif. Tapi makin ke

sini kita lihat infrastruktur, sudah semakin bagus. Kita lihat waktunya sudah cukup untuk kita bisa mula. memang mengenalkan seperti itu, ada tahap-tahap awal,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub DKI Jakarta Bapak Priyanto mengatakan berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan pengguna GrabWheels memang melanggar marka-marka jalan karena melewati jalan yang tidak boleh dilewati otopet listrik atau PMD.

 

Baca Juga :