Rachmad Faisyal Jabat Ketua BEM Unsyiah

Rachmad Faisyal Jabat Ketua BEM Unsyiah

Rachmad Faisyal Jabat Ketua BEM Unsyiah

Rachmad Faisyal Jabat Ketua BEM Unsyiah
Rachmad Faisyal Jabat Ketua BEM Unsyiah

Rachmad Faisyal dengan resmi menjabat sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsyiah periode 2017-2018 usai dilantik oleh Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng di gedung AAC Dayan Dawod, Darussalam, Banda Aceh.

Sebagaimana diketahui, Rachmad Faisyal tercatat sebagai mahasiswa Jurusan Teknik Mesik Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (Unsyiah). Ia terpilih sebagai Ketua BEM setelah mengalahkan kandidat lainnya dengan perolehan suara masing-masing, Fathur Hadyan memperoleh 4.554 suara, Rachmad Faisyal memperoleh 6.636 suara, dan Raja Muda Chik memperoleh391 suara.

Pelantikan Ketua BEM Unsyiah tersebutberdasarkan Surat Keputusan Rektor Unsyiah Nomor: 100/UN11/KPT2017 tertanggal 10 Januari 2017 tentang pemberhentian/pengangkatan Ketua dan Pengurus BEM Unsyiah tahun 2017.

Dalam amanatnya, Prof Samsul menyebutkan, kepengurusan kali ini diharapkan dapat memberi masukan dan saran kepada civitas Unsyiah sesuai dengan mekanisme yang berlaku. “Selama tahun 2016, BEM Unsyiah telah menunjukkan hasil yang signifikan. Proses baik ini harus terus berjalan,” katanya.

Ia mengungkapkan, BEM Unsyiahmerupakan salah satu BEM terbaik di Indonesia

berdasarkan informasi daripejabat FORKOPIMDA Aceh. Maka sudah sepantasnya BEM Unsyiah harus menjadimenjadi garda terdepan dalam menyuarakan kepentingan masyarakat.Namun, Rektor Unsyiah menekankan bahwa dalam mengkritisi sesuatumahasiswa harus mempunyai data yangkuat.

“Silahkan menyalurkan aspirasi secara intelektual. Anda akan dikenal sebagai tokoh karena ikut membangun negara ini,” jelas Rektor Unsyiah.

Rektor Unsyiah berpesan agar mahasiswa terlibat aktif dalam kegiatan Pekan

Kreativitas Mahasiswa (PKM). PKM sudah dibuka kembali dan para mahasiswa dapatmendaftarkan karyanya sebanyak mungkin. “Di samping itu, mahasiswa Unsyiah jugaharus bangga kepada kampus ini. Menurut data yang dirilis Schimago, Unsyiah kiniberada pada peringkat 4 di Indonesia,” ungkapnya.

Terkait dengan pendidikan politik, Prof Samsul mempersilahkan mahasiswa berpolitik praktis di luar kampus. “Jika sampai di kampus tinggalkan politik praktis. Di kampus kita harus bersatu agar tidak terkotak-kotak dengan semangatkeikhlasan, kejujuran, dan kebersamaan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BEM Unsyiah, Rahmad Faisyal mengajak semua pihak

bersinergi bersama-sama untuk melakukanyang terbaik demi Unsyiah yang sudahterakreditasi A. “Upaya ini sejalan dengan nama kabinet kami, Kabinet Sinergi BEM Unsyiah 2017,”pungkasnya.

Pada kesempatan itu turut berlangsung pelantikan anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Unsyiah. Hadir dalam pelantikan tersebut, Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry, Kabid Humas Polda Aceh, perwakilan Kodam IM, perwakilan Kejati Aceh, Kapolresta dan Dirlantas Banda Aceh, Wakil Rektor Unsyiah, Dekan dan Wakil Dekan, Kepala UPT, Kepala Lembaga, dan Kepala Biro Unsyiah.

 

Sumber :

https://mhs.blog.ui.ac.id/lili.ariyanti/2018/01/03/sejarah-berdirinya-candi-borobudur/