Kisah Wanita yang Dizalimi

Kisah Wanita yang Dizalimi

Ibnu Katsir r.a dalam tafsirnya mengatakan bahwa Hafidz Ibnu Asakir menceritakan kisah Sulaiman bin Daud a.s. dari Ibnu Abbas r.a. sebagai berikut.

Ada seorang wanita cantik pada masa Bani Israel. Dia dirayu oleh empat orang pemuka di kalangan mereka untuk berbuat hal yang dilaknat Allah, tetapi wanita itu menolak mereka semua. Karena kesal, mereka setuju untuk membawa dampak kesaksian palsu atas wanita selanjutnya agar ia dihukum.

Selanjutnya, mereka bersaksi di hadapan Daud a.s. bahwa wanita itu sudah berbuat hal yang tidak terpuji dengan anjingnya. Daud a.s pun memerintahkan agar wanita itu dirajam.

Sore hari itu, Sulaiman a.s mengayalkan perkara persoalan tersebut. la duduk dikelilingi para pembantunya. Kemudian dia menyuruh empat orang pembantunya berakting layaknya empat orang Laki-laki pelapor dan seorang kembali berperan sebagai wanita yang tertuduh.

Sedangkan, Sulaiman a.s duduk sebagai hakim. Para pembantunya pun mendramatisasi empat orang yang bersaksi atas wanita bahwa dia sudah berbuat mesum dengan anjingnya.

Sulaiman a.s memutar otaknya untuk mencari jalur penyelesaian perkara itu. Akhirnya, terbesitlah inspirasi cemerlang dan menyuruh pembantunya yang berperan sebagai empat orang saksi untuk menghadapnya satu per satu tanpa diketahui tiga orang lainnya.

Sulaiman a.s menanyakan kepada yang pertama, “Apa warna anjing itu?”

Dia menjawab, “Hitam.”

Maka dia dipinggirkan. Sulaiman a.s. memanggil orang ke dua dan menanyakan kepadanya warna anjing itu dan ia menjawab, “Merah.”

Yang ketiga mengatakan, “Kelabu.”

Dan yang keempat mengatakan, “Putih.”

Akhirnya, Sulaiman a.s. mendapatkan langkah untuk memperlihatkan kesaksian palsu keempat orang pelapor tersebut. Saat itu ia mengambil keputusan hukuman yang pantas bagi mereka adalah hukuman mati.

Hal ini diceritakan Sulaiman a.s kepada ayahnya, Daud a.s Kemudian dipanggillah empat orang yang bersaksi atas wanita tersebut. Daud a.s. menanyakan kepada mereka secara terpisah mengenai warna anjing itu. Seperti yang diduga sebelumnya, mereka memberi info yang berbeda-beda mengenai anjing yang mereka maksud.

Sudah dipastikan mereka hanya mengarang dan memberi kesaksian palsu. Akhirnya, Daud a.s. mengambil keputusan bahwa empat Laki-laki itulah yang bersalah dan memerintahkan agar mereka dihukum mati.

Sumber : https://tokoh.co.id/

Baca Juga :