JICA Fasilitasi Pelatihan Medsos Untuk Kemanusiaan

JICA Fasilitasi Pelatihan Medsos Untuk Kemanusiaan

JICA Fasilitasi Pelatihan Medsos Untuk Kemanusiaan

JICA Fasilitasi Pelatihan Medsos Untuk Kemanusiaan
JICA Fasilitasi Pelatihan Medsos Untuk Kemanusiaan

Baru-baru ini, JICA-NGO Desk memfasilitasi pelatihan bagi sedikitnya tiga puluh aktivis mewakili sejumlah organisasi prodemokrasi menjadi peserta aktif dalam sebuah pelatihan terkait manfaat media sosial (medsos), terutama terkait erat dengan penggunaan media sosial untuk kampanye kepedulian sosial dan kemanusiaan di tanah air.

Menurut Koordinator Desk NGO-JICA Indonesia Eko Sulistyanto, pelatihan reguler bertujuan untuk memperkuat kapasitas masing-masing lembaga, mendorong pemanfaatan media sosial untuk kampanye peduli.

Menurut Eko, pelathan yang difasilitasi JICA ini diharapkan bisa diselaraskan dengan fokus program kerja masing-masing organisasi (LSM), baik bidang kesehatan, demokrasi , pendidikan dan aktivitas lainnya yang terkait erat dengan aksi-aksi kemanusiaan dan sosial lainnya.

Sesi pelatihan JICA-NGO Desk Kamis(30/11) mengusung tema “ Producing Material Digital for Successful Fundrising via Social Media”, diikuti sedikitnya 30 partisipan, pelatihan didisain interaktif menghadirkan beberapa mentor profesional dari Kitabisacom, Nindita Kanti dan Siti Desiree (Cile).

Para mentor memuji antusias peserta pelatihan, dan membagi tips, trik menarik dan

cukup detail terkait aspek teknis, artistik dan improvisasi lainnya terkait pemanfaatan medsos, beberapa di anataranya facebook dan instagram yang dioptimalkan penggunaannya untuk tujuan-tujuan kemanusiaan dan aksi sosial lainya.

Mentor membimbing dan memberikan opsi-opsi kunci terkait ketersedian personil atau praktisi medsos disetiap organisasi (LSM) memiliki ketrampilan dan lebih proaktif, sehingga beragam bentuk kampanye sosial salah satunya dalam program penggalang dana dapat terwujud sesuai dengan harapan.

Sebagian besar peserta yang didominasi kalangan muda merasa cukup puas mendapat pencerahan dalam pelatihan, termasuk dalam mengatasi kendala-kendala teknis dan SDM di masing-masing organisasi. Setelah mengikuti pelatihan beberapa peserta berharap dapat membawa perubahan di internal organisasi masing-masing, khususya dalam pemanfaatan medsos untuk kampanye aksi sosial dan kemanussiaan lainnya.

Sebelumnya, Pihak JICA berharap gelar pelatihan dan seminar benar-benar

bermanfaat bagi pengembangan kapasitas kelembagaan. Dan menyatakan, tetap menerima beragam usulan saling bertukar ide demi terwujudnya iklim demokrasi dan profesionalisme tata kelola organisasi sipil di tanah air.

JICA-NGO Desk baru-baruini juga pernah menggelar seri pelatihan pengembangan

institusi dengan mengadakan seminar dengan tema “Building Relationship with the Media”, mencakup training aspek teknis dan tata kelola informasi internal yang diharapkan menjadi rujukan yan selaras dengan kebutuhan media arus utama. Menghadirkan panelis kunci Eksekutif Direktur KATADATA Indonesia, Metta Dharmasaputra dan Praktisi Komunikasi dan Kajian Media Ajianto D. Nugroho.

Koordinator Nasional Seknas JPPI A. Ubaid Matraji dalam sebuah kunjungan serta

audiensi dengan pihak Japan International Cooperation Agency (JICA) Indonesia di kawasan Senayan Jakarta Senin awal tahun 2017 menyatakan minatnya guna bermitra dengan JICA dan jaringan dalam meningkatkan kepedulian publik terhadap isu-isu pendidikan secara lebih memnyeluruh.

 

Sumber :

http://revistas.uned.es/index.php/accionpsicologica/comment/view/520/460/121055