Citra Buruk Lobbying

Citra Buruk Lobbying

Citra Buruk Lobbying

Citra Buruk Lobbying
Citra Buruk Lobbying

Citra buruk aktivitas lobi disebabkan karena tujuannya yang salah. Lobi yang semestinya dilancarkan untuk mencapai saling pengertian dalam kehidupan yang baik, kemudian dilancarkan dalam rangka merusak kehidupan. Terbentuknya citra buruk tersebut disebabkan beberapa hal berikut :

  • Kesan negatif lobi karena lobbying yang lemah
  • Kesan negatif lobi karena lobbyist yang tidak relevan dan mencatut nama orang untuk berbohong
  • Citra buruk lobi disebabkan akibat lobi yang mendorong orang mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan emosional belaka
  • Lobi buruk dengan janji kekuasaan dan pinjam mencatut orang kuat
  • Citra lobi menjadi buruk karena digunakan untuk mendapatkan suap dan disertai dengan hal-hal yang tidak pantas

Bila ditarik benang merahnya, citra buruk tentang aktivitas lobi sebetulnya bersumber dari ketidakyakinan pelobi menggunakan cara-cara yang rasional dan bermoral untuk mendapatkan apa yang diinginkan dari pihak lain. Sehingga tidak ada cara lain kecuali dengan memanfaatkan lobi untuk mempengaruhi orang lain dengan cara-cara yang tidak terpuji tersebut. Mungkin juga ada pengaruh dari anggapan umum bahwa hal-hal yang tidak etis sudah biasa, maka baik pelobi maupun yang dilobi sama-sama menggunakan negative frame dalam transaksi. Maka aktivitas lobi mengalami distorsi, yang semula untuk meluruskan hal-hal yang bengkok justru bisa sebaliknya menjadikan hal yang lurus menjadi bengkok.

Baca Juga :