17 Siswa Berkebutuhan Khusus Ikut Lomba Fiksi Dan LKSN

17 Siswa Berkebutuhan Khusus Ikut Lomba Fiksi Dan LKSN

17 Siswa Berkebutuhan Khusus Ikut Lomba Fiksi Dan LKSN

17 Siswa Berkebutuhan Khusus Ikut Lomba Fiksi Dan LKSN
17 Siswa Berkebutuhan Khusus Ikut Lomba Fiksi Dan LKSN

Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Dinas Pendidikan

dan Kebudayaan provinsi Maluku, Jahya S. Baljanan, Sos. MH, melepas 17 siswa berkebutuhan khusus, guna mengikuti lomba Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) dan Lomba Ketrampilan Siswa Nasional (LKSN), bertempat di Immperial Inn Hotel, Tanah Tinggi Ambon, Rabu (26/7/2017).

17 siswa yang mengikuti dua even tersebut terdiri dari 5 peserta untuk Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) dan 12 peserta mengikuti Lomba Ketrampilan Siswa Nasional (LKSN).

Dalam arahannya Baljanan mengisyaratkan, agar anak-anak (siswa) berkebutuhan

khusus dapat mempersiapkan diri guna mengikuti lomba FIKSI dan LKSN tingkat Nasional di Jakarta.

17 siswa berkebutuhan khusus ini hadir mewakili provinsi Maluku, sehingga diharapkan mereka kembali membawa hasil yang menggembirakan dan harus juara.

Mereka akan berlomba di tingkat Nasional bersama dengan anak-anak berkebutuhan khusus lainnya dari 34 provinsi di Indonesia, sebagai wujud cita-cita yang mereka dambakan.

Dikatakan, ke-17 siswa ini direkrut dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Nania, SLB Batu

Merah dan SLB Lelyani 1. Mereka semua dari Kota Ambon untuk SLB dari kabupaten/kota lainnya belum dapat mengikutsertakan siswanya, karena keterbatasan anggaran dan kegiatan ini merupakan program dari Kemendikbud.

“Tidak dilakukan seleksi karena Rasionalisasi anggaran, sehingga kebijakan dari Kadis Dikbud Maluku dengan mengundang para Kepala SLB se-Kota Ambon, guna melihat SLB mana memiliki siswa yang dianggap mampu, dengan ketrampilan yang diminta, untuk dapat mewakili provinsi Maluku ditingkat Nasional,”ucapnya.(TM04)

 

Sumber :

https://obatpenyakitherpes.id/sejarah-kota-jakarta/