SMPLB Di Merauke Dipalang Pemilik Hak Ulayat

SMPLB Di Merauke Dipalang Pemilik Hak Ulayat

SMPLB Di Merauke Dipalang Pemilik Hak Ulayat

SMPLB Di Merauke Dipalang Pemilik Hak Ulayat
SMPLB Di Merauke Dipalang Pemilik Hak Ulayat

Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) dipalang oleh pemilik hak ulayat tanah atas nama Syamiruddin, akibatnya proses belajar mengajar tidak dapat berlangsung.

Kepala Sekolah SMPBL Merauke, Erna M. Talenggoran , saat di sekolah pada kamis

(28/07) menuturkan bahwa pihak sekolah bersama anggota Babinsa telah melaporkan masalah tersebut kepada dinas terkait, namun hingga sampai sekarang masih belum ada tindak lanjut.

“Kami dari pihak sekolah dan dibantu oleh bapak babinsa tidak bisa berbuat apa-apa lagi terkait laporan tentang masalah pemalangan ini ke dinas pendidikan setempat, karena hingga saat ini belum ada tindak lanjut, namun dari bapak babinsa mecoba akan bertemu langsung dengan pemilik hak ulayat untuk bermusyawarah mencari solusi agar pemilik hak ulayat bersedia membuka palang, sehingga kegiatan belajar mengajar bagi siswa berkebutuhan khusus itu dapat berjalan,” ujarnya.
Baca juga : Menpora Bersama Ratusan Masyarakat Mengikuti Gowes Nusantara 2019 di Merauke

Urusan selanjutnya, kata kepala sekolah, Babinsa telah memberitahu bahwa

penyelesaian ganti rugi tanah dari pemilik hak ulayat agar segera dilakukan, karena itu merupakan dasar permasalahan kenapa pemilik ulayat memalang SMPLB. Tidak hanya itu, babinsa juga berjanji akan terus membangun komunikasi dengan pemilik hak ulayat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke agar penyelesaian ganti rugi tanah segera dilakukan.

“Dari info bapak babinsa telah ada kesepakatan dengan pemilik hak ulayat, maka proses belajar mengajar sudah dapat dilaksanakan. Rencananya senin, 1 Agustus 2016 kegiatan belajar mengajar baru berjalan,” ujarnya.

Selain itu Kepala SMPLB Merauke kedepannya juga berharap kepada pemerintah

dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke harus menyikapi dengan cepat mengenai permasalahan pendidikan di Merauke, agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik.

 

Sumber :

https://41914110003.blog.mercubuana.ac.id/sejarah-bandung-jawa-barat/