Lewat KKP, Mendikbud Berharap Muncul Capres Masa Depan

Lewat KKP, Mendikbud Berharap Muncul Capres Masa Depan

Lewat KKP, Mendikbud Berharap Muncul Capres Masa Depan

Lewat KKP, Mendikbud Berharap Muncul Capres Masa Depan
Lewat KKP, Mendikbud Berharap Muncul Capres Masa Depan

Sebanyak 272 pelajar aktivis pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) se-Indonesia mendapat pembekalan kepemimpinan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada kegiatan Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP). Mereka dipilih oleh Direktorat Pembinaan SMA Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbut.

Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan, menurut kata pepatah, student today, leader tomorrow. “Artinya sekarang kalian pelajar, nantinya kalian yang akan menjadi pemimpin,” katanya dalam siaran persnya, Jumat, (4/5).

Pada 30 tahun yang akan datang, ujar dia, kalian akan menjadi generasi emas penerus bangsa yang akan memimpin bangsa ini. Melalui kegiatan Kawah Kepemimpinan Pelajar akan dipanen di masa mendatang.

Pengalaman dalam kegiatan KKP dapat menjadi investasi masa depan yang berguna. “Jadi belajarlah dan gali pengalaman sebanyak banyaknya dengan berbagai kegiatan di sekolah dan organisasi OSIS serta kegiatan ekstra kurikuler lainnya, Pramuka, kegiatan sanggar seni, olahraga, dan lain-lain.”

Menurut Muhadjir, istilah kawah merupakan kepundan sebagai tempat penempaan di mana peserta diberi pelatihan dan penempaan kepemimpinan. “Maka jadilah kalian pemimpin masa depan yang cinta Tanah Air, semoga di antara kalian ada yang menjadi calon presiden atau menteri yang akan datang.”

Dirjen Dikdasmen Hamid Muhammad mengatakan, KKP merupakan salah satu wadah pembinaan kesiswaan yang berorientasi pada penumbuhan dan penguatan karakter siswa. Aktivitas yang dirancang dalam kegiatan ini mencakup pelatihan kepemimpinan, kedisiplinan, penanaman nilai kebangsaan, kreativitas, dan kepedulian.

KKP diharapkan mampu melatih siswa untuk menghimpun ide, berpikir kritis,

hingga melahirkan solusi kreatif, dan inovatif terhadap permasalahan yang dihadapi dirinya dan lingkungan.

KKP, lanjutnya, tumbuhnya semangat kebangsaan serta kebersamaan antar peserta yang berasal dari berbagai pelosok Tanah Air. Sekaligus, KKP menjadi wadah penyaluran religius bagi peserta didik untuk mengaktualisasikan diri menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Direktur Pembinaan SMA, Purwadi mengatakan, peserta mesti kreatif dan bekerja keras serta cerdas. “Kita harus lebih bekerja keras dan cerdas untuk penggemblengan diri agar menjadi orang yang memiliki karkater kuat, terlatih dan tangkas.”

Mempersiapkan generasi unggul yang memiliki karakter hebat, literasi hebat,

kompetensi hebat dengan harapan mereka menjadi anak-anak yang tangguh. Nanti mereka akan menjadi para pemimpin bangsa Indonesia yang berkarakter.

Kasubdit Peserta SMA, Suharlan mengatakan, sepanjang kegiatan, 272 peserta yang terdiri atas 8 siswa pengurus aktif OSIS dan 2 orang guru pendamping, dirancang melakukan berbagai aktivitas yang esensinya terletak pada 5 aktivitas utama untuk penggemblengan diri pribadi. Antara lain kawah kepemimpinan, kawah kedisiplinan, kawah kebangsaan, kawah kreativitas, dan kawah kepedulian.

Melalui berbagai aktivitas ini, terang Suharlan, siswa dilatih, dimotivasi, dan

diarahkan agar tertempa menjadi sosok yang memiliki karakter pribadi kuat, terlatih, dan tangkas. Kelima kawah tersebut diimplementasikan ke dalam aktivitas harian peserta.

 

Baca Juga :