Banyak Peluang Bisnis dalam Penyelenggaraan PON

Banyak Peluang Bisnis dalam Penyelenggaraan PON

Banyak Peluang Bisnis dalam Penyelenggaraan PON

Banyak Peluang Bisnis dalam Penyelenggaraan PON
Banyak Peluang Bisnis dalam Penyelenggaraan PON

BANDUNG- Ketua BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat, Jodi Janitra mengatakan, dalam penyelenggaraan PON XIX Tahun 2016 di Jawa Barat, tentu banyak keramaian. Rugi besar kalau pengusaha tidak mendapatkan hasil atau keuntungan dari keramaian tersebut.

“Banyak peluang bisnis yang dapat ditangkap dalam penyelenggaraan PON XIX 2016 di Jawa Barat ini. Jangan nyalahin pemerintah nanti, kalau memang kita tidak siap untuk berjualan,” kata Jodi dalam Diskusi Akhir Tahun dengan Tema, “ PON & Momentum Kebangkitan Industri Kreatif Jawa Barat Menuju Kancah Internasional,” di Bandung.

Para pengusaha Jawa Barat, termasuk pengusaha industry kreatif, lanjut Jodi, harus

tahu kebutuhan-kebutuhan orang-orang yang nantinya terlibat dalam PON, baik itu atletnya, pelatih-pelatihnya, pemdanya dan suporter-suporternya yang nota bene anak kuliahan yang berasal dari daerah yang sedang kuliah di Bandung.

Selain itu, mungkin ada juga turis-turis yang biasa datang ke Kota Bandung sekalian ingin melihat pertandingan dalam PON.

“Kebutuhan-kebutuhannya banyak. Diantaranya makanan dan minuman atau kuliner, barang-barang untuk oleh-oleh, transportasi, hiburan dan penginapan. Kebutuhan-kebutuhan orang yang nantinya terlibat dalam PON ini, jadi peluang bisnis bagi kita,” katanya.

Dalam PON nanti, kata Jodi, para pengusaha kuliner jangan lupa harus tahu jadwal

pertandingan dengan lokasinya. Jangan lupa pula harus menyiapkan stok bahan baku lebih banyak lagi. Kalau biasa dagang 100 porsi dan menyiapkan bahan baku 100 porsi pula, maka dalam event PON ini, bisa dua sampai tiga kali lipat.

“Penonton PON itu , biaanya beres nonton mereka ingin makan dan minum,” katanya.

Dalam bidang tranportasi, lanjut Jodi, yang punya mobil nganggur bisa

dimanpaatkan untuk direntalkan. Karena kalau melihat pengalaman PON di Palembang lalu, bisnis rental pada PON ini sangat menguntungkan.

“Berdasarkan informasi, ketika PON di Palembang, saking kekurangannya jasa tranportasi, sewa mobil avansa bisa mencapai Rp 2 juta perhari, padahal biasanya di sini hanya Rp 225 ribu perhari,” katanya.

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/148436763/jaring-jaring-kubus/